Bagaimana cara menambahkan watermark ke PDF?

Terakhir diperbarui: 1 November 2026

Untuk menambahkan watermark ke PDF, buka Watermark PDF, pilih file Anda, ketik teks atau pilih logo, lalu atur opasitas, sudut, dan posisinya. Setelah itu, klik “Tambahkan watermark” dan unduh hasilnya. Pratinjau langsung menunjukkan tampilan watermark sebelum file dibuat.

Panduan ini cocok untuk siapa saja yang perlu menandai dokumen sebagai DRAF, RAHASIA, atau salinan. Contohnya, KTP hasil pindaian atau slip gaji yang Anda lampirkan pada sebuah pengajuan. Watermark ditambahkan oleh browser Anda sendiri, jadi file tidak pernah dikirim ke server. Alat ini gratis, tanpa akun, dan tanpa pendaftaran.

Buka Watermark PDF

Langkah demi langkah

  1. Pilih PDF Anda. Buka Watermark PDF dan klik “Pilih file PDF”, atau seret PDF ke halaman. Pratinjau halaman pertama akan muncul.
  2. Masukkan teks atau pilih gambar. Ketik teks watermark, misalnya DRAF atau RAHASIA. Jika ingin memakai logo, pilih “Gambar” lalu pilih file PNG atau JPG.
  3. Atur tampilannya. Sesuaikan ukuran, warna, opasitas, dan sudutnya. Sudut dapat diisi dengan nilai apa pun dari −180° hingga 180°.
  4. Atur posisi dan lapisan. Tentukan letak watermark, lalu pilih apakah watermark berada di atas atau di bawah konten. Centang “Ulangi di seluruh halaman” untuk pola mosaik.
  5. Pilih halamannya. Biarkan “Semua halaman”, atau pilih “Hanya halaman ini” lalu masukkan nomor atau rentang halaman, misalnya 1-3, 5, 8-.
  6. Tambahkan watermark dan unduh. Klik “Tambahkan watermark”, lalu “Unduh”. Agar watermark lebih sulit dihapus, lanjutkan dengan Kunci PDF.

Pengaturan yang hasilnya bagus

Dengan pratinjau langsung, Anda bisa mencoba berbagai pengaturan sebelum membuat file. Titik awal berikut cocok untuk sebagian besar dokumen:

  • Opasitas: 20–30% menjaga halaman tetap terbaca, sementara watermark tetap terlihat jelas. Pada 100%, watermark sepenuhnya pekat.
  • Sudut: 45° membuat teks melintang secara diagonal di halaman, sehingga mudah terlihat tanpa menutupi seluruh baris.
  • Warna: abu-abu muda atau warna lembut cocok untuk sebagian besar halaman.
  • Lapisan: “Di bawah konten” menggambar watermark lebih dulu, lalu menempatkan teks dan gambar halaman di atasnya, sehingga semuanya tetap mudah dibaca.
  • Mosaik: untuk foto atau desain yang Anda bagikan secara online, “Ulangi di seluruh halaman” membuat watermark jauh lebih sulit dipotong.

Untuk logo, PNG dengan latar belakang transparan memberikan hasil terbaik. Anda dapat mengatur lebar, opasitas, sudut, dan posisinya.

Contoh penggunaan

  • DRAF: tandai kontrak atau laporan yang masih ditinjau agar tidak ada yang mengira itu versi final.
  • RAHASIA: beri label pada laporan internal sebelum Anda membagikannya.
  • Salinan untuk pengajuan: beri catatan pada KTP atau sertifikat hasil pindaian bahwa dokumen tersebut adalah salinan, sehingga jelas untuk keperluan apa salinan itu dibuat.
  • Kepemilikan: cantumkan nama atau logo Anda pada desain dan foto yang Anda kirim ke klien.

Teks watermark dapat ditulis dalam berbagai aksara, termasuk Latin, Thai, Hindi, Bengali, Arab, Urdu, Jepang, Tionghoa, dan Vietnam. Alat ini menuliskannya sebagai teks PDF asli yang dapat dipilih, dengan font Noto tersemat yang hanya memuat huruf yang Anda gunakan. Hasilnya tetap tajam serta dapat dicari dan disalin. Aksara yang tidak memiliki font keluaran, seperti Korea atau emoji, ditambahkan sebagai gambar beresolusi tinggi.

Masalah yang sering terjadi

Watermark hilang pada halaman hasil pindaian

Halaman hasil pindaian sebenarnya adalah satu gambar besar. Jika Anda memilih “Di bawah konten”, hasil pindaian akan menutupi watermark. Untuk hasil pindaian, pilih “Di atas konten” dan turunkan opasitasnya agar halaman tetap terbaca.

Watermark menutupi teks

Turunkan penggeser opasitas, atau beralihlah ke “Di bawah konten” jika PDF berisi teks asli, bukan hasil pindaian.

Seberapa besar perlindungan dari watermark

Watermark memberi tahu pembaca tentang sifat sebuah dokumen, tetapi watermark bukanlah kunci. Siapa pun yang memiliki editor PDF dan cukup gigih bisa menghapusnya. Agar lebih sulit, tambahkan kata sandi dengan Kunci PDF setelah Anda memberi watermark. Alat ini mengenkripsi PDF di perangkat Anda.

  1. Unduh PDF yang sudah diberi watermark.
  2. Buka Kunci PDF, pilih file tersebut, lalu ketik kata sandi dan ulangi sekali lagi.
  3. Jika perlu, batasi pengeditan atau penyalinan, dan tetapkan kata sandi izin yang terpisah.
  4. Klik “Lindungi PDF”, unduh filenya, lalu kirim kata sandi melalui saluran lain, misalnya lewat telepon.

Sebagian besar pembaca PDF mematuhi pembatasan tersebut, tetapi ada juga yang mengabaikannya. Perlindungan yang sesungguhnya adalah kata sandi yang diperlukan untuk membuka file.

Alat yang dipakai di panduan ini

Pertanyaan yang sering diajukan

Apakah PDF saya diunggah saat menambahkan watermark?

Tidak. Watermark ditambahkan di dalam browser pada perangkat Anda sendiri, dan file tidak pernah dikirim ke server.

Bisakah saya memakai logo sebagai watermark?

Bisa. Pilih “Gambar” lalu pilih file PNG atau JPG. PNG dengan latar belakang transparan memberikan hasil terbaik. Anda dapat mengatur lebar, opasitas, sudut, dan posisinya.

Bisakah saya memberi watermark hanya pada beberapa halaman?

Bisa. Pilih “Hanya halaman ini” lalu masukkan nomor atau rentang halaman, misalnya 1-3, 5, 8-.

Bisakah watermark diletakkan di belakang teks?

Bisa. Pilih “Di bawah konten”, maka teks dan gambar halaman akan digambar di atas watermark. Pada halaman hasil pindaian, watermark akan tertutup, jadi tetap gunakan “Di atas konten” untuk halaman seperti itu.

Bagaimana cara membuat watermark transparan?

Turunkan penggeser opasitas. Sekitar 20–30% menjaga halaman tetap terbaca, sementara watermark tetap terlihat jelas.

Apakah alat ini gratis, dan adakah batasannya?

Gratis, tanpa pendaftaran, dan tanpa batas harian. Karena prosesnya dikerjakan oleh browser Anda, batas praktis untuk file yang sangat besar adalah kapasitas memori perangkat Anda.

Berkas Anda diproses di browser dan tidak diunggah. Lihat kebijakan privasi.